Demokrasi Terbaik Bojonegoro Mewakili Dunia

22.15.00

Humas Protokol Bojonegoro

Kita tahu jika Bojonegoro dulu termasuk lima daerah termiskin di Jawa Timur. Padahal Bojonegoro adalah daerah yang terkenal sebagai daerah minyak yang menyumbang 20% dari migas nasional. Setelah bergantinya kepemimpinan lama dari Santoso mantan bupati Bojonegoro ke Suyoto yang sekarang ini adalah periode ke-2 masa jabatannya sebagai Bupati Bojonegoro banyak sekali perubahan-perubahan dan juga penghargaan yang didapatkan oleh Kota Ledre ini.

Dengan Tekat untuk menjadikan Bojonegoro menjadi lumbung pangan dan energy Nasional. Kabupaten ini berpegang pada pembangunan yang berkesejahteraan, membahagiakan, berkeadialan dan berkelanjutan serta harus terus dalam 6 pilar pembangunan di Bojonegoro.

6 Pilar pembangunan diantaranya, Pembangunan Ekonomi berkelanjutan, Pembangunan Mengelola Lingkungan Hidup berkelanjutan, Pembagunan Modal social,Pembangunan meningkatkan keuangan atau Fiscal, Pembangunan Birokrat atau aparatur yang tangguh, benar dan baik, serta keenam Pembangunan Kepemimpinan yang berani mengubah tranformasi kebijakan.

Tanggal 6 Oktober 2013 lalu, Kabupaten Bojonegoro terpilih menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang memperoleh Sustainable Development Inisiative Award dalam forum KTT APEC, Kabupaten Bojonegoro unggul dari beberapa lembaga nominator lainnya seperti, Conservation international indonesia, the learning farm, Telapak foundation, IBEKA foundation, dan Surya University.

Pada tanggal 8 Februari 2014 Bojonegoro juga mendapatkan Penghargaan Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri (P3DN) Cinta Karya Bangsa yang rutin diselenggarakan oleh Kementerian Peridustrian merupakan bentuk apresiasi yang diberikan kepada instansi pemerintah dan BUMN/BUMD yang secara terus menerus mengimplementasikan P3DN dalam pengadaan barang/jasa. Pemberian penghargaan P3DN Cinta Karya Bangsa Tahun 2013, diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Boediono di Istana Wapres.

Pada tanggal 14 Februari 2014 Kang Yoto, Bupati Bojonegoro, baru saja diundang sebagai pembicara di forum tingkat dunia, Global Forum di New York Amerika Serikat. Kang Yoto (KY) didaulat berbicara dihadapan pimpinan dan perwakilan dari 28 negara, setelah dinilai patut dijadikan model kepemimpinan.
Ada sedikit percakapan yang saya catat dati pertanyaan presenter di akhir sesi pertama, Otto Scharmer sempat bertanya kepada Kang Yoto, are you politician, educator or relegius leader? Kang Yoto menjawab: it is I am. Kepada saya Kang Yoto mengatakan untuk kontek Bojonegoro, seorang pemimpin itu rasanya tidak cukup dengan hanya menjadi politisi, tapi harus juga menjadi pendidik, pemberdaya, pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat. Itulah semangat eco system. Luar Biasa.

Kemarin, pada tanggal 11 Maret 2014 Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, juga dinobatkan sebagai juara nasional dalam soal pengelolaan dan penanggulangan bencana. Bojonegoro meraih penghargaan tertinggi dalam tiga bidang sekaligus, yakni bidang pascabencana, logistik dan peralatan, serta perencanaan, keuangan, dan kelembagaan.

Dan malam ini, Kang Yoto Bupati Bojonegoro hadir di Mata Najwa spesial Edisi "MENATAP YANG MENATA". Kang Yoto masuk 19 nama yang ditantang maju nyapres oleh KBPI ( Komunike Bersama Peduli Indonesia ). Berikut petikan jawaban Kang Yoto di Mata Najwa melalui akun Twitter @MataNajwa
 






)

You Might Also Like

2 komentar

  1. alhamdulillah semakin banyak kepala-kepala daerah yang berprestasi, apalagi yg usianya tergolong muda seperti pak suyoto. maju terus bojonegoro...

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung di Blog novawijaya.com jangan lupa meninggalkan jejak kamu disini ya :) Happy Blogging

Kirim Pesan

Nama

Email *

Pesan *

Community

Blogger Bojonegoro

Member Of

Emak2 Blogger