Cerita di Balik Sunset Terindah

21.00.00

Akhirnya bisa mengisi laman kosong lagi sembari mengatur nafas di sela-sela kesibukan. Cerita-cerita hari mengisi lembaran-lembaran yang entah akan terbaca kembali atau tidak. Roman-roman tentang keluh kesah saya di bulan Juni ini.

Alhamdulillah, tiada kesempatan tanpa dari_Nya, Allah masih memberi saya kesempatan untuk merasakan indahnya Dunia, merasakan sapaan angin di tengah sejuknya udara tanah kelahiran, dan lirikan sang mentari sore dari balik awan.

Berkunjung ke tempat wisata  adalah salah satu cara saya untuk menghilangkan rasa penat saat sebuah semangat memudar, entah itu semangat dalam belajar, semangat dalam menulis, semangat dalam bekerja, serta rutinitas lainnya yang menanti didepan mata.

Kali ini, saya beserta adik kandung saya satu-satunya "Putri Wijaya" , menghampiri salah satu waduk yang ada di daerah tempat kelahiran saya "Waduk Pedang" yang terletak di Desa Kepohkidul Kec. Kedungadem Bojonegoro. Tepat disamping SMP Negeri 1 Kedungadem.  Waduk ini adalah salah satu dari Program seribu embung yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk mengurangi bencana kekeringan yang sering melanda daerah Bojonegoro khususnya Kecamatan Kedungadem.

Waduk Pedang tidak hanya menawarkan keindahan Waduk, namun waduk ini juga dimanfaatkan sebagai tempat wisata oleh warga, salah satunya sebagai tempat memancing.Ataupun hanya sebagai tempat menghilangkan jenuh setelah beraktivitas panjang.

Meski rasa khawatir membelenggu dalam hati, apakah hujan atau kaga ! pergi, enggak, pergi, enggak, pergi….  Awan kelabu hampir saja menyurutkan langkah kami untuk berkunjung ke sana, karena dia seakan memberi kabar bahwa akan terjadi hujan.

Lepas sholat adzar, kami melaju dengan kendaraan roda dua, dari rumah menuju waduk pedang, sekitar 15 menit, barulah kami tiba ditempat tujuan, lumayanlah :)

Tak ingin melewatkan moment indah, tak lupa jepret sana jepret sini, mengabadikan dalam sebuah kamera, sebagai kenangan di hari esok. Dan kamipun menanti hadirnya sang mentari senja, meski kami mengira bahwa dia tidak akan menyapa kami di senja itu, tak mengapalah asal dia masih senantiasa menyinari langkah ini. Tiba-tiba sang senja memberi senyum penuh keindahan dibalik warnanya yang merah merona. masyaAllah, indahnya langit di sore hari itu. ya Allah, sungguh indah ciptaan_Mu.

 
 
Senja yang menyimpan berjuta cerita tentang rindu yg terselip disela-sela bebatuan,tentang masa yang terus mengintip dibalik awan,Dan tentang mimpi yang ingin terus diperjuangkan :) 



You Might Also Like

1 komentar

Terimakasih sudah berkunjung di Blog novawijaya.com jangan lupa meninggalkan jejak kamu disini ya :) Happy Blogging

Kirim Pesan

Nama

Email *

Pesan *

Community

Blogger Bojonegoro

Member Of

Emak2 Blogger